Restorasi Candi Prambanan, Perkuat Heritage Tourism di Indonesia

Friday, 10 July 2026

Indonesia memiliki beberapa peninggalan warisan budaya dengan berbagai macam bentuk, salah satu contohnya adalah Candi. Untuk melestarikan budaya tersebut, candi-candi di Indonesia perlu direstorasi untuk mempertahankan bentuk awalnya.

Candi Prambanan yang terletak di Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan direstorasi oleh Pemerintah Republik Indonesia, berkolaborasi dengan Pemerintah India. Restorasi akan dilakukan pada 218 candi perwara dengan target rampung selama tiga tahun ke depan atau pada tahun 2029.

India, dengan mayoritas penduduk yang beragama Hindu, menunjukkan ketertarikannya pada restorasi salah satu candi Hindu terbesar di dunia untuk pelestarian peninggalan budaya. Wisatawan India yang mengunjungi Candi Prambanan berjumlah sekitar 4 ribu orang setiap tahunnya.

Proses restorasi akan menggunakan teknologi modern seperti survey LiDAR, pemodelan rekonstruksi secara digital oleh AI, serta metode anastilosis yang kerap diimplementasikan ketika melakukan restorasi. Aktor yang akan ikut berpartisipasi aktif dalam kegiatan restorasi ini adalah Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Indonesian Heritage Institute, dan tim dari Archaeological Survey of India (ASI).

Selain pelestarian budaya dan fasilitas keagamaan, hal ini tentu memiliki efek positif terhadap daya tarik pariwisata heritage Indonesia. Pemerintah melalui BUMN (Injourney Development Management) juga menyatakan bahwa aktivitas restorasi ini akan menjadi strategi untuk menciptakan destinasi berkelas dunia dalam pelestarian budaya sehingga akan mendorong nation branding yang kuat di Indonesia.

Berangkat dari hal itu, trickle-down effect yang diberikan akan semakin besar. Mulai dari inbound tourism yang dilakukan oleh masyarakat India untuk aktivitas keagamaan, memperkuat UMKM sekitar Kompleks Prambanan, membuka lapangan kerja baru, hingga peningkatan ekonomi nasional. 

Pada kuartal I tahun 2026, Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata mengatakan bahwa sektor pariwisata berkontribusi positif terhadap ekonomi nasional yaitu sebanyak 5,61%. Angka ini diperkirakan meningkat ketika restorasi Candi Prambanan selesai dilaksanakan.

Pada akhirnya, rencana restorasi ini tidak hanya bertujuan untuk memperbaiki estetika Candi sebagai bentuk pelestarian warisan budaya dan kearifan lokal, tetapi juga untuk aktivitas keagamaan. 

 

Penulis: Jovan Rafkhansa

Sumber: 

https://www.cnnindonesia.com/

https://news.detik.com/

https://injourneydestination.id/

https://umum.energika.id/

https://presidenri.go.id/

https://travel.detik.com/

https://ekonomi.bisnis.com/

Share:
Back to Blogs