Membeli tempat tinggal merupakan salah satu keputusan finansial terbesar dalam hidup. Bagi Generasi Milenial dan Generasi Z (Gen Z), pilihan ini sering kali mengerucut pada dua opsi utama: membeli rumah baru (primary property) dari pengembang (developer) atau memilih rumah second (secondary property). Kedua opsi memiliki keunggulan dan tantangan tersendiri yang perlu disesuaikan dengan kondisi finansial serta lifestyle.
Rumah baru yang digarap oleh pengembang biasanya mengusung konsep modern dengan skema pembiayaan yang lebih fleksibel.
Kelebihan (Pro)
Kekurangan (Cons)
Rumah second menawarkan keunggulan mendasar pada aspek lokasi dan kematangan infrastruktur di sekitarnya.
Kelebihan (Pro)
Kekurangan (Cons)
Dinamika keputusan membeli rumah bagi Gen Z dan Milenial saat ini tercermin nyata dalam data riil industri properti nasional. Berdasarkan laporan Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia Triwulan I 2026, harga properti residensial di pasar primer mengalami kenaikan terbatas, tercermin dari pertumbuhan Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) sebesar 0,62% secara tahunan (yoy).
Di tengah dinamika pasar tersebut, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) tetap menjadi skema utama dalam pembelian rumah, dengan pangsa mencapai 69,87% dari total skema pembelian. Sementara itu, penjualan properti residensial di pasar primer secara keseluruhan mengalami kontraksi sebesar 25,67% (yoy), yang menunjukkan bahwa permintaan terhadap properti residensial masih menghadapi tantangan.
Ketergantungan yang sangat tinggi terhadap KPR ini selaras dengan pergeseran pola pikir Gen Z dan Milenial, yang memandang hunian bukan sekadar aset statis, melainkan sarana penunjang kualitas hidup. Generasi muda cenderung memilih hunian yang terjangkau, strategis, dan fungsional, dengan akses mudah ke transportasi publik untuk menekan biaya mobilitas.
Kemudahan KPR, DP ringan, serta pilihan rumah second di lokasi penyangga menjadi pertimbangan utama. Selain itu, saat ini kebutuhan ruang kerja akibat tren remote/hybrid work serta fitur ramah lingkungan dan hemat energi turut meningkatkan daya tarik hunian.
Penulis : Miranti Paramita
Sumber :
https://www.rumah123.com/
https://www.suara.com/
https://www.eraintegrityindonesia.com/
https://www.bi.go.id/