Mudik menyambut Lebaran selalu identik dengan kata pulang kampung. Lelah dari menempuh perjalanan panjang terbayar tuntas saat tiba dalam pelukan keluarga di rumah. Kini, perjalanan mudik tidak selamanya harus menguras tenaga. Pilihan transportasi massal yang semakin beragam, mulai dari kereta api hingga bus antarkota, serta beroperasinya sejumlah ruas tol di koridor utama Jawa, membuat tradisi mudik menjadi lebih nyaman dan efisien.
Menariknya, perjalanan mudik juga bisa dikemas menjadi momen wisata singkat sebelum benar-benar tiba di rumah. Di Cirebon, misalnya, pemudik yang ingin menyegarkan mata dari tol Cipali dapat singgah di Gua Sunyaragi yang sarat nilai sejarah dan keunikan strukturnya. Setelah membungkus tape ketan yang khas untuk keluarga di rumah, kunjungan di kota ini dapat dilanjutkan dengan singgah di Keraton Kasepuhan Cirebon untuk menikmati jejak Kesultanan Cirebon.
Bagi yang melintasi ruas Semarang-Solo, kawasan Bawen menawarkan destinasi klasik seperti Museum Kereta Api Ambarawa. Museum ini menyuguhkan koleksi lokomotif tua dan pengalaman wisata kereta uap yang menjadi favorit keluarga. Dengan diberlakukannya operasi fungsional pada sebagian ruas tol Yogyakarta-Bawen pada masa mudik Lebaran mendatang, akses menuju kawasan ini pun semakin mudah dan memangkas waktu tempuh dari arah selatan Jawa.
Sementara itu, di Ngawi, sekitar 6 km dari exit tol terdekat, berdiri sebuah benteng peninggalan kolonial bernama Benteng Van den Bosch atau Benteng Pendem Ngawi. Benteng ini dan kawasan sekitarnya menawarkan pengalaman berwisata sejarah yang asri dan syahdu, terlebih dengan pemandangan Sungai Bengawan Solo yang mengalir tenang di sampingnya. Bergeser semakin ke timur, Mojokerto dapat menjadi pemberhentian berikutnya dengan mengunjungi Museum Gubug Wayang yang menyimpan ribuan koleksi wayang dari berbagai daerah di Indonesia.
Selain destinasi wisata, rest area di sepanjang jalan tol juga menjadi bagian penting dalam pengalaman mudik. Misalnya saja, Rest Area 260B di ruas tol Pejagan-Pemalang menawarkan pengalaman beristirahat di kompleks bangunan unik hasil renovasi pabrik gula peninggalan kolonial. Tak kalah menarik, Rest Area Pendopo 456 di Salatiga menyuguhkan panorama pegunungan yang menenangkan sekaligus menghadirkan tidak hanya tenant F&B populer, tetapi juga kios UMKM lokal.
Dengan prediksi arus mudik Lebaran 2026 akan dilakukan oleh 143,91 juta orang (Kementerian Perhubungan), maka tidak ada salahnya merencanakan perjalanan yang lebih santai dan terukur. Singgah sejenak di beberapa titik sebelum sampai di rumah dapat membantu mengurai kepadatan arus, mengurangi fatigue perjalanan, sekaligus menambah makna dalam perjalanan. Pada akhirnya, mudik bukan hanya tentang tiba di kampung, tetapi juga tentang menikmati setiap kilometer cerita di sepanjang jalan menuju rumah.
Penulis: Nareswari Dahayu
Sumber:
https://momopururu.com/
https://wisata.harianjogja.com/
https://www.detik.com/
https://finance.detik.com/
https://kemenhub.go.id/