Rest Area Resta Pendopo merupakan salah satu rest area yang menjadi ikon di ruas Tol Semarang-Solo, tepatnya di KM 456. Tidak hanya berfungsi sebagai tempat beristirahat bagi pengguna jalan tol, Resta Pendopo hadir dengan konsep yang menggabungkan arsitektur tradisional Jawa, fasilitas modern, serta pemberdayaan ekonomi lokal. Bahkan, kawasan ini telah memperoleh penghargaan sebagai Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) terbaik di Indonesia selama lima tahun berturut-turut berdasarkan penilaian Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Keunikan utama Resta Pendopo terletak pada konsep arsitektur pendopo yang merepresentasikan identitas budaya Jawa. Salah satu elemen visual paling menonjol adalah keberadaan lima bangunan pendopo utama beratap limasan, yang masing-masing dirancang sebagai simbol lima gunung ikonik di sekitarnya, yakni Gunung Merbabu, Merapi, Sumbing, Sindoro, dan Telomoyo.
Resta Pendopo KM 456 dibangun di atas lahan seluas sekitar 3,3 hektar dan dirancang dalam dua kawasan terpisah, yaitu Site A untuk arah Solo dan Site B untuk arah Semarang. Salah satu daya tarik unik kawasan ini adalah keberadaan connecting bridge berupa jembatan penyeberangan orang (JPO) satu-satunya di Indonesia yang melintas di atas jalan tol dan menghubungkan kedua site tersebut. Jembatan ini memungkinkan pengunjung berjalan kaki melintasi tol sambil menikmati panorama dari ketinggian yang memperlihatkan arus kendaraan di bawahnya.
Keunggulan lain Resta Pendopo terletak pada kelengkapan fasilitasnya yang kerap disamakan dengan pusat perbelanjaan oleh para pengunjung. Di kawasan ini tersedia berbagai fasilitas penunjang, seperti minimarket, kios makanan dan jajanan, kafe, masjid berkapasitas sekitar 300 jamaah, musala yang dapat menampung hingga 100 jamaah, mesin ATM, SPBU, SPKLU sebagai fasilitas pengisian kendaraan listrik, serta toilet umum yang terjaga kebersihannya.
Resta Pendopo juga dikenal ramah keluarga. Tersedia ruang terbuka hijau, area bermain anak, serta jalur pedestrian yang nyaman. Dari sisi kapasitas, area parkir dirancang cukup luas dengan 77 lot parkir kendaraan roda empat di Site A dan 130 lot di Site B, serta sekitar 40 lot parkir khusus untuk bus dan truk, sehingga mampu menampung volume kendaraan dalam jumlah besar, terutama pada periode lalu lintas padat.
Dari perspektif perencanaan wilayah dan transportasi, Resta Pendopo menunjukkan bahwa rest area dapat berperan lebih dari sekadar fasilitas pendukung jalan tol. Integrasi antara fungsi transportasi, budaya, dan ekonomi lokal dapat meningkatkan kualitas perjalanan, mengurangi kelelahan pengemudi, sekaligus memperkenalkan identitas budaya daerah kepada pengguna jalan.
Penulis: Farah Septiawardahni
Sumber:
https://kfmap.asia/blog/jelang-libur-nataru-berikut-daftar-rest-area-di-tol-jasa-marga-dengan-fasilitas-spklu/3719
https://www.kompas.com/
https://afederasi.com/
https://astraproperty.co.id/