Tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini terjadi era transformasi ritel, yang paling dirasakan pada transformasi sistem transaksi, transformasi cara belanja, transformasi desain ruang ritel, bahkan sampai pada transformasi preferensi terhadap green/sustainable product. Selain itu, kondisi pemulihan ekonomi setelah pandemi, juga memberikan dampak tersendiri terhadap adaptasi konsumsi pada pola belanjanya.
Misalnya, terkait transformasi sistem transaksi dan transformasi ruang. Saat ini, setidaknya pembayaran digital telah dilakukan oleh 200 juta warga negara Indonesia. Pertumbuhan pelaku pembayaran digital setiap tahunnya bertumbuh sekitar 30–40%. Transformasi sistem transaksi memang bergulir sangat cepat.
Sementara itu, terkait transformasi ruang ritel, saat ini berkembang konsep outdoor is the new indoor pada sektor ritel. Dalam data yang dimiliki Knight Frank, terungkap bahwa ritel yang menyediakan ruang terbuka saat ini sekitar 22% dari seluruh ritel yang ada di Jakarta.
Tren outdoor is the new indoor, merebak di antaranya karena dorongan beberapa hal, di antaranya kondisi setelah pandemi mendorong konsumen untuk berkunjung ke ruang ritel yang terbuka dengan sirkulasi udara alami yang baik; Gen Z dan milenial yang memiliki communal sense atau sering kali berkumpul bersama juga lebih memilih tempat terbuka untuk berinteraksi; dan para pekerja usia dewasa akan mendapatkan sensasi healing sementara pada area ruang terbuka, dengan lanskap biophilic.
Ritel dengan ruang terbuka hadir, baik sebagai pasokan tambahan dari proyek ritel baru yang memang menghadirkan lanskap terbuka, maupun ritel lama yang beradaptasi dengan melakukan renovasi untuk menyesuaikan dengan preferensi konsumen saat ini.
Dari hasil penelusuran oleh Knight Frank ditemukan bahwa, ritel dengan ruang terbuka memiliki okupansi sekitar 84%, atau lebih tinggi dari okupansi ritel pada umumnya, yaitu sekitar 78% pada semester kedua tahun 2025.
Sementara itu, secara komposisi kelas, ritel dengan ruang terbuka didominasi oleh ritel pada kelas Grade A, atau sekitar 46% ritel di kelas Grade A merupakan ritel dengan ruang terbuka, baik dengan ruang terbuka berupa conventional space for event atau active outdoor for lifestyle hub.
Penulis: Syarifah Syaukat
Sumber:
https://kfmap.asia/research/jakarta-retail-market-overview-2h-2025/4818