Sektor Unggulan yang Mengisi Lahan Industri di Greater Jakarta dalam 5 Tahun Terakhir

Friday, 20 February 2026

Industri menjadi salah satu subsektor properti yang tumbuh cukup kuat dalam 5 tahun terakhir. Pada masa pandemi, di tengah seluruh subsektor mengalami koreksi performa dan di tengah pembatasan interaksi yang berlaku di tengah pandemi, industri menjadi sektor yang memiliki daya resiliensi dan terus tumbuh positif, dengan berbagai adaptasi yang diberlakukan oleh pengelola kawasan, dan dukungan dari pemerintah.

Bukan perkara mudah, setelah pandemi berlalu, kondisi geopolitik global memanas, dan dunia dihadapkan dengan berbagai ketidakpastian. Rantai pasok global berubah, mempengaruhi rantai pasok regional, meski permintaan domestik masih terus tumbuh. 

Bagaimana performa kawasan industri Greater Jakarta di tengah kondisi di atas?

Industri menjadi sektor yang terus optimis tumbuh, bahkan di tengah pandemi. Setelah masa pandemi, pertumbuhan tidak lagi didominasi oleh industri kesehatan, FMCG, dan chemical, namun perlahan bergeser ke arah industri dengan terapan teknologi tinggi, seperti data center, dan electric vehicle. Selain itu, e-commerce juga mewarnai performa sektor industri, dengan permintaan lahan untuk logistik.

Sementara itu, saat ini di tengah berbagai tantangan yang masih terus bergulir, akhir tahun 2025 ditandai dengan serapan lahan industri yang didominasi dari sektor konstruksi dan manufaktur. Hal ini diprediksi terjadi karena permintaan yang tinggi dari pembangunan infrastruktur dan program strategis nasional, termasuk dari pertumbuhan industri properti.

Dalam catatan pembaruan data pasar Knight Frank Indonesia diketahui bahwa dalam 5 tahun terakhir, secara agregat terdapat 3 sektor unggulan yang menyerap lahan tertinggi di kawasan industri Greater Jakarta, yaitu EV-related atau sektor yang terkait dengan electric vehicle, data center dan chemical.

Dinamika serapan lahan diperkirakan masih akan terjadi pada tahun 2026, dengan konfigurasi sektor unggulan diperkirakan masih akan berorientasi pada sektor yang aktif dalam 5 tahun terakhir ini. 

Setidaknya berikut ini adalah sektor yang aktif menyerap lahan di Greater Jakarta dalam 5 tahun terakhir, yaitu Chemical, FMCG, Elektronik, Logistik, Data Center, EV-related, Tekstil, Manufaktur, Konstruksi, dan Building Material.

EV menjadi sektor yang paling aktif dan unggul, dengan serapan lahan mencapai hampir 250 hektar dalam 5 tahun terakhir di Greater Jakarta. Dengan berkembangnya permintaan akan mobil listrik, diharapkan keunggulan EV sebagai occupier dapat terus berlanjut dalam beberapa tahun ke depan di Greater Jakarta, dan di berbagai wilayah industri lainnya di Indonesia.

 

Penulis : Syarifah Syaukat

Sumber :

https://kfmap.asia/research/industrial-market-overview-1h-2025/4369

https://kfmap.asia/blog/dinamika-lansekap-industri-di-greater-jakarta/4701

Share:
Back to Blogs