Seberapa Luas Hunian Bisa Didapat dengan USD 1 Juta?

Friday, 22 May 2026

Baru-baru ini The Wealth Report 2026 telah dirilis oleh Knight Frank. Salah satu bahasan yang mengemukan dan secara reguler diulas adalah terkait hunian premium. Lebih spesifik dalam angle satuan nilai harga, ulasan ini memberikan gambaran luasan hunian premium yang akan didapat pembeli di beberapa kota di dunia.

Pada 5 kota teratas, dengan USD 1 juta, konsumen hanya mendapat 16 meter persegi di Monako, 23 meter persegi di Hong Kong, 28 meter persegi di Jenewa, 28 meter persegi di Singapura, dan 33 meter persegi di London.

Jika dibandingkan dengan data pada tahun 2020, didapatkan bahwa, dengan USD 1 Juta, konsumen hanya mendapat 17 meter persegi di Monako, 23 meter persegi di Hong Kong, 31 meter persegi di London, 35 meter persegi di New York, dan 36 meter persegi di Singapura.

Beberapa kota mengalami pergeseran saat ini, misalnya saja New York, yang tahun ini tidak berada di posisi 5 teratas.

Perubahan pertumbuhan harga hunian premium memang relatif unik, biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya: keterbatasan pasokan properti dan tingginya permintaan dari investor internasional yang telah mengurangi daya beli dolar AS di banyak pasar residensial premium (prime residential) kelas atas di dunia.

Sementara dalam pasar yang lebih luas di ranah global, antara tahun 2020 hingga 2025 ditemukan bahwa kondisi, daya beli sebesar USD 1 juta mengalami penurunan signifikan di banyak lokasi hunian premium. Penurunan paling tajam terjadi di Dubai (-66%), Tokyo (-41%), Miami (-40%), dan Los Angeles (-28%), yang mencerminkan apresiasi atau peningkatan harga yang sangat kuat di pasar properti hunian premium.

Namun, ada beberapa pasar yang justru bergerak berlawanan, dalam arti terjadi koreksi harga, seperti di London (+7%) dan Melbourne (+4%) yang menawarkan harga yang sedikit lebih baik dibandingkan lima tahun lalu, sementara Hong Kong relatif stabil tanpa perubahan berarti.

Lalu, bagaimana dengan di Jakarta?

Jakarta memiliki rerata pertumbuhan harga hunian premium sekitar 0,8%, relatif lebih rendah dibandingkan dengan rerata pertumbuhan harga hunian premium di Asia Pasifik (3,7%). Memang, pasar hunian premium di Jakarta tergolong niche, atau memiliki segmen terbatas, dengan pasokan yang juga terbatas. Beberapa wilayah di Jakarta menjadi pilihan hunian premium, seperti Menteng, Pondok Indah, Kemang, Kebayoran Baru, Senayan, dsb.

Dengan USD 1 juta, hunian premium di Jakarta dapat dibeli dengan luasan mulai dari 120 meter persegi; dapat lebih luas, tergantung pada area/lokasi, desain, dan citra dari lingkungan sekitarnya.

Meski memiliki pasar yang relatif kuat, pertumbuhannya tidak terlihat dinamis, seperti halnya pada pasar hunian kelas menengah. Beberapa wilayah di Jakarta saat ini juga tengah mengembangkan hunian premium sebagai alternatif pilihan bagi Crazy Rich, seperti di area PIK, Tangerang Selatan, dsb.

 

Penulis : Syarifah Syaukat

Sumber :

https://kfmap.asia/research/the-wealth-report-2026/4895

Share:
Back to Blogs