Di tengah upaya Jakarta bertransformasi menjadi kota yang berorientasi dengan fasilitas pejalan kaki, kehadiran Dukuh Atas Pedestrian Deck menjadi salah satu infrastruktur paling dinantikan. PT MRT Jakarta akan memulai pembangunan pedestrian deck berbentuk melingkar atau "cincin donat" di kawasan Dukuh Atas pada pertengahan 2026, dengan target penyelesaian pada tahun 2028. Proyek ini bukan sekadar jembatan biasa, melainkan sebuah landmark infrastruktur yang mendefinisikan kembali konektivitas antarmoda di jantung Jakarta.
Pedestrian deck ini akan menghubungkan empat titik strategis, yaitu Graha BNI, The Landmark Center, Pertokoan Blora, dan Stasiun MRT Dukuh Atas. Dari sisi transportasi publik, dampaknya tidak kalah besar. Infrastruktur ini akan mengkoneksikan empat moda sekaligus: KCI Commuter Sudirman, Kereta Bandara, MRT Jakarta, dan rencana perpanjangan jalur LRT Jakarta.
Sebagai bagian dari pengembangan Transit Oriented Development (TOD), proyek ini selaras dengan visi Pemprov DKI Jakarta menciptakan kawasan walkable dan mixed-use yang berkelanjutan.
Pengembangan TOD terbukti membawa multiplier effect yang nyata terhadap nilai properti. Knight Frank Indonesia mencatat bahwa kondominium di sekitar kawasan TOD memiliki harga 7–8% lebih tinggi dibandingkan dengan proyek di luar kawasan TOD, dengan bargaining position yang cukup kuat di pasar.
Nilai aset lahan properti di sekitar kawasan Dukuh Atas saat ini mencatat kenaikan harga rata-rata yang progresif sejak beroperasinya MRT, dan ini merupakan angka yang mencerminkan besarnya pengaruh infrastruktur terhadap nilai investasi properti.
Dengan rencana groundbreaking pada Juni 2026 dan target rampung 2028, Dukuh Atas Pedestrian Deck hadir sebagai katalisator yang mendorong permintaan aset di koridor Sudirman–Thamrin. Bagi investor dan penghuni di kawasan ini, perkantoran, kondominium, maupun ritel, menawarkan proposisi nilai yang semakin kuat seiring matangnya ekosistem transit Dukuh Atas.
Peningkatan konektivitas ini bukan hanya soal kenyamanan mobilitas harian, tetapi juga pendorong apresiasi nilai aset jangka panjang yang patut jadi pertimbangan pelaku pasar properti Jakarta di masa depan.
Penulis : Roki Abdillah
Sumber :
https://kfmap.asia/blog/potensi-pengembangan-properti-di-timur-jakarta/2576
https://www.kompas.com/
https://invest.jakarta.go.id/
https://www.cnnindonesia.com/