Pertumbuhan penduduk di kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya membawa dampak signifikan terhadap ketersediaan lahan hunian. Harga tanah yang terus meningkat serta luas lahan yang semakin terbatas membuat banyak orang harus memutar otak untuk mendapatkan rumah yang nyaman. Dalam situasi seperti ini, konsep rumah split level hadir sebagai solusi.
Rumah split level adalah hunian dengan perbedaan ketinggian lantai setengah tingkat yang dihubungkan oleh tangga pendek. Desain ini menciptakan alur ruang yang lebih dinamis dibandingkan dengan rumah bertingkat biasa serta memungkinkan pemanfaatan lahan secara lebih efisien, terutama pada area terbatas atau berkontur tidak rata. Konsep ruang seperti ini juga dipengaruhi oleh pemikiran Frank Lloyd Wright, yang menekankan hubungan harmonis antara bangunan dan lingkungan melalui tata ruang yang mengalir.
Dari sisi estetika, rumah split level menawarkan tampilan yang lebih modern dan tidak monoton. Perbedaan ketinggian lantai menciptakan dimensi ruang yang unik dan konsep ini juga secara tidak langsung membantu menjaga privasi penghuni. Area publik seperti ruang tamu dapat ditempatkan di level yang berbeda dari ruang privat seperti kamar tidur, tanpa perlu banyak sekat yang justru membuat rumah terasa sempit.
Meski demikian, rumah split level juga memiliki beberapa tantangan yang perlu diperhatikan. Keberadaan banyak tangga di dalam rumah dapat menjadi kendala bagi lansia atau anak kecil, sehingga aspek keamanan harus menjadi prioritas dalam desainnya. Selain itu, proses pembangunan rumah split level cenderung lebih kompleks dibandingkan dengan rumah satu lantai biasa, karena membutuhkan perencanaan struktur yang lebih detail. Hal ini dapat berdampak pada biaya konstruksi yang relatif lebih tinggi, serta perawatan rumah pun memerlukan perhatian ekstra karena adanya perbedaan level di berbagai bagian.
Dalam merancang rumah split level, penting untuk menentukan fungsi setiap area sejak awal agar tata letak ruang tetap efisien dan nyaman digunakan. Pencahayaan alami sebaiknya dimaksimalkan melalui penggunaan jendela besar agar rumah terasa lebih luas dan hemat energi. Pemilihan furnitur juga perlu disesuaikan dengan ukuran ruang agar tidak mengganggu pergerakan antar level.
Secara keseluruhan, rumah split level menjadi pilihan yang sangat relevan bagi masyarakat perkotaan di Indonesia yang dihadapkan pada keterbatasan lahan. Dengan perencanaan yang tepat, konsep ini mampu menghadirkan hunian yang tidak hanya efisien dan nyaman, tetapi juga memiliki nilai estetika tinggi. Di tengah tantangan urbanisasi yang terus berkembang, rumah split level dapat menjadi alternatif hunian masa kini yang menjawab kebutuhan gaya hidup modern.
Penulis : Miranti Paramita
Sumber :
https://www.detik.com/
https://www.arsitag.com/
https://www.fimela.com/