Progress Pembangunan Tol Harbour Road II

Friday, 10 April 2026

Pembangunan infrastruktur jalan tol di Indonesia terus menjadi fokus dari program pemerintah, terutama di kawasan perkotaan seperti Jakarta. Salah satu proyek yang tengah menjadi sorotan adalah Tol Harbour Road II, sebuah jalan tol layang yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas jaringan jalan di wilayah Jakarta Utara. Proyek ini tidak hanya menarik dari sisi skala, tetapi juga dari segi teknologi dan progres pembangunannya yang terus berjalan hingga saat ini.

Pembangunan tol ini untuk meningkatkan kualitas infrastruktur transportasi di Jakarta. Dengan adanya jalan tol layang, kapasitas jalan dapat bertambah tanpa mengganggu aktivitas di permukaan. Selain itu, proyek ini juga mendukung konektivitas antar ruas tol yang sudah ada, sehingga perjalanan menjadi lebih terintegrasi.

Tol Harbour Road II merupakan jalan tol layang dengan panjang sekitar ±9,7 km yang membentang di kawasan utara Jakarta, menghubungkan sejumlah titik penting termasuk akses menuju Pelabuhan Tanjung Priok. Jalur ini dibangun di atas koridor jalan yang sudah ada, sehingga menjadi solusi efisien untuk menambah kapasitas tanpa harus melakukan pembebasan lahan secara besar-besaran.

Tol Harbour Road II dibangun dengan struktur elevated yang memiliki ketinggian hingga sekitar 38 meter di beberapa titik. Pembangunan Tol Harbour Road II dipercayakan kepada PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dengan menggunakan skema design and build. Proses perencanaan dan konstruksi berjalan secara paralel sehingga memungkinkan pembangunan tetap berjalan di tengah kawasan padat dengan risiko gangguan yang lebih kecil. 

Proyek ini memiliki nilai yang cukup besar dengan nilai kontrak konstruksi sekitar Rp5,82 triliun dan total investasi proyek sekitar Rp15,8 triliun. Besarnya nilai tersebut mencerminkan kompleksitas dan skala pembangunan yang dikerjakan.

Hingga tahun 2026, progres pembangunan Tol Harbour Road II telah mencapai sekitar 32%. Pekerjaan konstruksi yang dilakukan mencakup pembangunan struktur utama jalan layang, pemasangan grider, hingga pengerjaan fondasi. Saat ini proses pembebasan lahan juga masih berlangsung dan telah mencapai sekitar 45%, yang menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan kecepatan penyelesaian proyek secara keseluruhan.

Tol Harbour Road II ditargetkan dapat mulai difungsikan secara bertahap pada tahun 2026, dengan target penyelesaian penuh pada akhir tahun 2026. Namun demikian, realisasi target ini tetap bergantung pada berbagai faktor di lapangan, termasuk progres konstruksi dan pembebasan lahan.

Secara keseluruhan, Tol Harbour Road II merupakan proyek infrastruktur yang menunjukkan bagaimana pembangunan jalan tol di kawasan perkotaan terus beradaptasi dengan keterbatasan ruang dan kebutuhan mobilitas yang tinggi. Dengan progres yang telah mencapai lebih dari 30% dan target penyelesaian pada akhir tahun 2026, proyek ini diharapkan dapat segera memberikan dampak positif terhadap sistem transportasi di Jakarta. Ke depan, keberhasilan proyek ini juga akan menjadi indikator penting dalam pengembangan infrastruktur jalan tol layang di kota-kota besar lainnya di Indonesia.

 

Penulis : Miranti Paramita

Sumber : 

https://www.detik.com/ 

https://www.jawaspos.com/

https://kontan.co.id/

https://www.kompas.com/

Share:
Back to Blogs