Pada sektor properti, logistik pergudangan saat ini menjadi salah satu subsektor yang memiliki daya ungkit positif. Dalam publikasi yang baru dirilis oleh Knight Frank Asia Pasifik disebutkan bahwa, logistik pergudangan mampu menstimulasi aliran investasi asing, khususnya untuk pengembangan semikonduktor, otomotif, dan garmen/apparel.
Dalam performa logistik di ranah regional, Asia Tenggara saat ini muncul sebagai pemain kunci dalam rantai pasok global seiring perusahaan-perusahaan berupaya membangun ketahanan dan melakukan diversifikasi di luar daratan Tiongkok. Kenaikan biaya di Tiongkok daratan serta penerapan strategi China+N telah mempercepat pergeseran ini, dengan pelaku usaha akan memilih wilayah dengan demografi yang menguntungkan, ketersediaan tenaga kerja terampil, serta infrastruktur yang terus membaik di kawasan-kawasan tersebut.
Indonesia, dalam hal ini, berperan sebagai salah satu wilayah yang menjadi bagian penting dari rantai pasok untuk baterai EV, otomotif, dan elektronik.
Di Asia Tenggara, terkait rantai pasokan baterai EV, Indonesia saat ini berkompetisi dengan India, Vietnam dan Malaysia. Sementara itu, terkait rantai pasokan otomotif, Indonesia berkompetisi dengan Malaysia, Thailand, Vietnam dan India. Sedangkan terkait rantai pasokan elektronik, saat ini Indonesia berkompetisi dengan Kamboja, Filipina, Thailand dan India.
Kondisi di atas telah mendorong, pertumbuhan performa logistik pergudangan tumbuh positif di Greater Jakarta, tidak hanya stok yang optimis terus tumbuh, namun tingkat keterisian gudang juga menunjukan performa yang optimis, bahkan harga sewa terus tumbuh dalam 2 tahun terakhir.
Tidak kurang dari 3 juta meter persegi, pasokan pergudangan modern di Greater Jakarta saat ini, dengan tingkat keterisian berada di kisaran 91%, dan pertumbuhan harga yang stabil pada kisaran 2% YoY. Pasokan diindikasi akan bertambah sekitar 17% dalam beberapa tahun ke depan.
Di tengah ketidakpastian global, permintaan domestik di Indonesia masih cukup kuat dan terus tumbuh, kondisi ini yang mendorong pertumbuhan pergudangan terus positif. Performa logistik pergudangan diharapkan dapat menular ke pertumbuhan subsektor properti lainnya di tahun 2026. Dengan harapan, tumbuhnya properti akan memberikan efek pertumbuhan yang deras terhadap ratusan sektor turunannya.
Penulis : Syarifah Syaukat
Sumber :
https://kfmap.asia/research/asia-pacific-outlook-2026/4546
https://kfmap.asia/research/asia-pacific-logistics-highlights-h1-2025/4160