Minimalis tapi Tetap Aesthetic, Ini Ciri Hunian Favorit Gen Z

Friday, 30 January 2026

Gaya hidup gen Z terus membentuk tren baru dalam sektor hunian. Bagi generasi yang tumbuh bersama internet, media sosial, dan budaya serba cepat, rumah bukan lagi sekadar tempat beristirahat. Hunian kini berfungsi sebagai ruang bekerja, belajar, berkarya, sekaligus bersosialisasi. Karena itu, konsep hunian yang mendukung work-life balance menjadi kebutuhan utama Gen Z masa kini.

Memasuki tahun 2026, tren hidup minimalis makin naik daun, dan Gen Z jadi penggerak utamanya. Generasi ini makin sadar bahwa ruang yang simpel justru bikin hidup lebih lega. Lebih dari 50% anak muda kini cenderung memilih desain hunian dengan tata letak ringkas, pencahayaan alami yang maksimal, serta perpaduan warna-warna lembut yang bikin suasana terasa tenang dan nyaman. 

Soal tampilan, Gen Z punya standar tersendiri. Ruang harus fungsional, namun tetap enak dipandang. Hunian yang instagramable kini bukan sekadar tren, melainkan bagian dari ekspresi diri. Poster unik, artwork digital, hingga lampu estetik sering digunakan untuk memberi sentuhan personal. Palet warna netral seperti putih atau beige biasanya dipilih sebagai dasar untuk menciptakan kesan luas dan bersih, lalu dipadukan dengan aksen warna lembut atau cerah agar ruangan tidak terasa monoton.

Keterbatasan luas ruang pun bukan lagi masalah. Furnitur multifungsi menjadi solusi utama, mulai dari tempat tidur dengan laci penyimpanan hingga meja kerja lipat yang hemat tempat. Dengan penataan yang tepat, ruang kecil tetap bisa terasa lega, rapi, dan modern. Hunian ala Gen Z juga dirancang fleksibel, dengan sudut ruang yang dapat berfungsi sebagai area kerja di siang hari dan berubah menjadi ruang santai di malam hari.

Selain desain interior, lokasi hunian juga menjadi faktor penting. Gen Z cenderung menyukai hunian yang terintegrasi dengan lingkungan sekitar. Terutama jika hidup di daerah Jabodetabek, akses mudah ke transportasi publik seperti KRL, MRT, atau bus menjadi nilai tambah karena mendukung mobilitas tanpa ketergantungan pada kendaraan pribadi. Selain itu, keberadaan kafe, pusat perbelanjaan, taman kota, hingga co-working space di sekitar hunian membuat aktivitas sehari-hari terasa lebih efisien dan menyenangkan. 

Intinya, hunian ala Gen Z harus praktis tapi tetap estetik, dekat ke mana-mana dan nyaman buat istirahat. Rumah bukan cuma tempat tinggal, tapi safe space yang mendukung gaya hidup modern, kreatif, produktif dan serba fleksibel.

 

Penulis: Farah Septiawardahni

Sumber:

https://kfmap.asia/blog/kebiasaan-hangout-gen-z-mewarnai-pertumbuhan-area-komersial-di-jakarta/4503

https://kfmap.asia/blog/model-compact-house-sebagai-tren-hunian-minimalis-favorit-gen-z/3577

https://rri.co.id/

https://www.netralnews.com/

Share:
Back to Blogs