Mark Zuckerberg Tambah Koleksi Properti Mewah, Akuisisi Kastil Bersejarah di Irlandia

Friday, 28 August 2026

Pendiri sekaligus CEO Meta, Mark Zuckerberg, kembali menjadi sorotan setelah dikabarkan mengakuisisi sebuah kastil bersejarah di Irlandia. Properti tersebut adalah Strangcally Castle, bangunan yang berasal dari abad ke-19 dan berada di County Waterford. Kastil ini memiliki lingkungan alami yang luas, dengan lanskap hijau serta posisi yang berdekatan dengan Sungai Blackwater. Nilai properti tersebut diperkirakan berada di kisaran 20 – 30 juta euro atau sekitar Rp 412 – 618 miliar. 

Pembelian tersebut menarik perhatian karena aset yang dipilih Zuckerberg sangat berbeda dari dunia teknologi yang selama ini lekat dengan namanya. Di tengah ekspansi Meta pada kecerdasan buatan, realitas virtual, dan berbagai teknologi digital, ia justru menempatkan sebagian kekayaannya pada properti fisik yang memiliki nilai sejarah. 

Tren tersebut sejalan dengan gambaran pasar kekayaan global dalam Knight Frank The Wealth Report 2026. Laporan tersebut menunjukkan jumlah individu dengan kekayaan bersih di atas US$30 juta atau kelompok Ultra High Net Worth Individuals (UHNWI) telah menembus lebih dari 713.000 orang di seluruh dunia. Bertambahnya golongan superkaya turut mendorong perubahan dalam cara mereka menempatkan dan melindungi kekayaan pribadi.

Knight Frank juga mencatat adanya minat yang cukup besar terhadap properti hunian kelas atas. Masih dari publikasi yang sama terungkap bahwa, 22% UHNWI menyatakan berencana meningkatkan investasi pada sektor prime residential. Laporan itu turut menggambarkan meningkatnya mobilitas kelompok kaya serta ketertarikan terhadap trophy asset atau properti langka yang menawarkan karakter unik, sejarah, privasi, dan lingkungan yang relatif tenang.

Dalam konteks tersebut, Strancally Castle memiliki sejumlah karakteristik yang membuatnya menarik bagi kalangan dengan kekayaan sangat besar. Daya tarik properti seperti ini tidak hanya terletak pada nilai historis bangunannya, tetapi juga pada kelangkaan, luas lahan, tingkat privasi, serta kualitas lingkungan di sekitarnya.

Bagi Zuckerberg, lokasi kastil tersebut juga memiliki nilai strategis, di mana Meta memiliki kantor pusat di Ballsbridge, Dublin, Irlandia yang beroperasi sejak tahun 2009. Kepemilikan properti di Irlandia dapat memberikan akses yang lebih praktis ketika Zuckerberg perlu menjalankan agenda bisnis di kawasan tersebut, sekaligus menyediakan tempat tinggal pribadi yang jauh dari kepadatan perkotaan.

Strancally Castle sendiri memiliki sejarah panjang. Bangunan yang berasal dari era 1830-an tersebut mempertahankan karakter arsitektur klasik sekaligus memperoleh sejumlah pembaruan agar tetap sesuai dengan kebutuhan modern. Kompleks propertinya mencakup sekitar 178 hektare yang terdiri atas kawasan hutan, padang rumput, serta area perairan. Pemilik kastil tersebut sebelumnya adalah pendiri perusahaan investasi RAB Capital, Michael Alen-Buckley, dan istrinya, Giancarla. 

Kehadiran Strancally Castle juga menambah daftar properti dan lahan luas yang dimiliki Zuckerberg, termasuk kepemilikannya di Kauai, Hawaii. Pilihan tersebut memperlihatkan bagaimana bagi sebagian miliarder dunia, properti bernilai tinggi bukan hanya berfungsi sebagai tempat tinggal. Faktor privasi, keamanan, ruang terbuka, lokasi strategis, serta nilai historis turut menjadi bagian penting dalam menentukan apakah sebuah aset layak dimiliki.

 

Penulis : Miranti Paramita 

Sumber : 

https://kfmap.asia/research/the-wealth-report-2026/4895

https://www.cnbcindonesia.com/

https://www.reuters.com

Share:
Back to Blogs