KEK Samota Siap Jadi Pusat Investasi dan Pariwisata NTB

Friday, 31 July 2026

KEK Samota diproyeksikan menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi di Nusa Tenggara Barat (NTB). Kawasan ini mencakup Teluk Saleh, Pulau Moyo, dan Gunung Tambora yang disingkat Samota dengan potensi unggulan di sektor pariwisata, kelautan, konservasi, dan ekonomi kreatif.

Dengan kekayaan sumber daya alam yang dimiliki, KEK Samota diharapkan mampu menarik investasi, meningkatkan kunjungan wisatawan, membuka lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Optimisme terhadap pengembangan KEK Samota juga mendapat dukungan dari pemerintah pusat. 

Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa mengatakan pengembangan KEK Samota tidak hanya berfokus pada peningkatan kunjungan wisatawan, tetapi juga penciptaan lapangan kerja, penguatan UMKM, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan penarikan investasi jangka panjang. Ia menambahkan, KEK Samota dikembangkan dengan konsep ekonomi biru, hijau, sirkular, dan kreatif untuk mendukung pariwisata sekaligus memperkuat sektor perikanan, peternakan, UMKM, dan agroindustri secara berkelanjutan.

KEK Samota memiliki posisi strategis yang menghubungkan berbagai destinasi wisata kelas dunia, yaitu Teluk Saleh, yang dikenal sebagai habitat hiu paus yang menjadi daya tarik wisata bahari; Pulau Moyo, yang menawarkan keindahan alam tropis dengan kawasan konservasi yang masih terjaga; sedangkan Gunung Tambora memiliki nilai sejarah sekaligus panorama alam yang memikat wisatawan domestik maupun mancanegara. Kombinasi ketiga kawasan tersebut menjadikan KEK Samota memiliki karakteristik yang unik dan berpotensi menjadi destinasi unggulan berbasis alam serta konservasi.

Pengembangan KEK Samota tidak hanya berorientasi pada sektor pariwisata, tetapi juga diarahkan untuk membangun ekosistem ekonomi yang terintegrasi. Kawasan ini memiliki peluang besar dalam pengembangan industri perhotelan, resor, wisata bahari, ekonomi kreatif, jasa pendukung pariwisata, hingga sektor kelautan dan perikanan yang menjadi salah satu kekuatan utama Kabupaten Sumbawa. 

Di sisi lain, pengembangan KEK Samota juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kehadiran kawasan ini diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan kapasitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), memperluas peluang usaha masyarakat lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi daerah. Berbagai sektor seperti kuliner, kerajinan, jasa wisata, transportasi, dan industri kreatif diperkirakan akan memperoleh dampak positif dari meningkatnya aktivitas ekonomi di kawasan.

Pembangunan KEK Samota juga mengedepankan prinsip keberlanjutan dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan. Mengingat kawasan ini memiliki ekosistem laut yang kaya, kawasan konservasi, serta keanekaragaman hayati yang tinggi, pengembangan investasi diharapkan berjalan seiring dengan upaya pelestarian alam. 

Pendekatan tersebut menjadi kunci agar manfaat ekonomi dapat terus dirasakan tanpa mengurangi kualitas lingkungan bagi generasi mendatang. 

Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat, KEK Samota memiliki peluang besar untuk menjadi ikon pembangunan ekonomi baru di Nusa Tenggara Barat. Dukungan pemerintah pusat terhadap pengusulan kawasan ini menunjukkan bahwa KEK Samota bukan hanya menjadi proyek pengembangan wilayah, tetapi juga bagian dari strategi nasional dalam memperluas pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

 

Penulis : Miranti Paramita 

Sumber : 

https://kemenpar.go.id/

https://money.kompas.com/

https://investor.id/

https://kumparan.com/

https://www.antaranews.com/

Share:
Back to Blogs