Gudang berikat atau bonded warehouse merupakan salah satu komponen strategis dalam ekosistem properti pergudangan dan logistik masa kini. Secara sederhana, gudang berikat adalah sarana penyimpanan yang mendapatkan fasilitas kepabeanan berupa penangguhan bea masuk dan pajak impor untuk barang-barang tertentu, khususnya yang berasal dari luar negeri dan akan diproses kembali, diekspor, atau didistribusikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Gudang berikat umumnya berada di kawasan industri atau kawasan logistik terpadu yang telah memenuhi persyaratan tertentu dari otoritas kepabeanan, seperti Cikarang Dry Port. Melalui sistem pengawasan yang terintegrasi, baik secara fisik maupun digital, gudang berikat mampu menjamin keamanan serta transparansi pergerakan barang.
Dalam konteks properti, keberadaan gudang berikat memberikan nilai tambah yang signifikan dibandingkan dengan gudang konvensional. Melalui gudang berikat, alur perpindahan barang industri menjadi lebih efisien sehingga mampu menekan beban biaya aktivitas industri pada tahap distribusi. Perannya sebagai titik konsolidasi barang pada rantai pasok membuat pelaku usaha industri, khususnya importir, mampu menyimpan barang dalam jumlah besar tanpa harus langsung membayar bea masuk.
Saat ini, peran gudang berikat terlihat signifikan dalam lanskap perdagangan dan perindustrian di Indonesia. Berdasarkan Kajian Penelitian Dampak Ekonomi TPB dan KITE tahun 2024, besaran kontribusi kawasan berikat terhadap ekspor nasional mencapai 27,94% atau sekitar Rp1.114,64 triliun. Nilai tersebut dihasilkan oleh sekitar 1.500 perusahaan yang tercatat resmi memiliki fasilitas gudang maupun kawasan berikat menurut Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi. Jumlah perusahaan tersebut juga terlihat mengalami peningkatan dalam 10 tahun terakhir.
Bagi pengembang properti, keuntungan tersebut memposisikan gudang berikat sebagai aset properti yang kompetitif. Kebutuhan terhadap infrastruktur pendukung seperti sistem informasi dan teknologi kepabeanan, akses ke pelabuhan atau bandara, serta desain bangunan atau kawasan yang efisien dan sesuai regulasi mendorong terciptanya ekosistem pergudangan yang dapat mengundang nilai investasi tinggi dengan tingkat okupansi yang relatif lebih stabil.
Di tengah pertumbuhan perdagangan global dan meningkatnya kebutuhan akan efisiensi logistik, gudang berikat menjadi elemen penting dalam pengembangan properti pergudangan modern. Keberadaannya tidak hanya meningkatkan kinerja operasional tenant, tetapi juga memperkuat daya saing kawasan industri di sekitarnya serta memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional.
Penulis: Nareswari Dahayu
Sumber:
https://kfmap.asia/blog/dry-port-keunggulan-and-kebutuhan-optimalisasinya/4456
https://www.cnbcindonesia.com/
https://www.beacukai.go.id/