Perkembangan infrastruktur transportasi kembali membuktikan perannya sebagai motor utama penggerak nilai properti di wilayah penyangga, khususnya di Kabupaten Tangerang. Kehadiran Stasiun Jatake di Kecamatan Pagedangan menjadi bukti nyata bagaimana integrasi moda transportasi publik mampu mengubah wajah sebuah kawasan secara signifikan.
Setelah melalui proses konstruksi selama dua tahun, stasiun yang berada di jalur strategis Tanah Abang-Rangkasbitung ini resmi beroperasi pada akhir Januari 2026. Bukan sekadar tempat pemberhentian kereta, Stasiun Jatake hadir dengan konsep Transit Oriented Development (TOD) yang menyatukan mobilitas warga dengan pusat aktivitas ekonomi dan sosial dalam satu titik yang efisien.
Bangunan stasiun ini dirancang dengan gaya modern tropis setinggi tiga lantai di atas lahan seluas 2.435 m². Di dalamnya, penumpang disuguhi fasilitas lengkap mulai dari area komersial hingga ruang kantor, dengan kapasitas layanan yang diproyeksikan mencapai 20.000 penumpang setiap harinya. Dengan peron sepanjang 250 meter, stasiun ini siap mengakomodasi lonjakan pengguna Commuter Line yang terus meningkat drastis dalam beberapa tahun terakhir. Selain aspek fungsional, desainnya juga mengusung prinsip keberlanjutan melalui penggunaan panel surya dan sirkulasi udara alami, menciptakan standar baru bagi infrastruktur publik yang ramah lingkungan sekaligus efisien secara operasional.
Kehadiran stasiun modern ini pun langsung memicu dinamika baru pada pasar properti di sekitarnya. Lokasi strategis Stasiun Jatake tidak hanya memudahkan akses bagi penghuni kawasan besar yang sudah ada, tetapi juga membuka "pintu masuk" bagi pengembangan lahan-lahan baru di wilayah Pagedangan dan sekitarnya.
Bagi para investor dan pengembang, keberadaan titik transit ini adalah sinyal kuat untuk mulai melirik potensi hunian vertikal, area komersial mixed-use, hingga fasilitas pendukung lainnya. Konektivitas yang lebih baik menuju pusat bisnis Jakarta secara otomatis meningkatkan daya tawar lahan di sekitar stasiun, menjadikannya zona panas baru bagi investasi real estate yang berkelanjutan.
Saat ini, kemudahan akses yang ditawarkan Stasiun Jatake telah menciptakan standar mobilitas yang lebih tinggi bagi masyarakat di Kabupaten Tangerang. Investasi pada infrastruktur transportasi seperti ini menegaskan bahwa masa depan properti yang cerah sangat bergantung pada kekuatan konektivitas. Transformasi ini bukan sekadar tentang pembangunan fisik stasiun, melainkan tentang bagaimana sebuah kawasan tumbuh menjadi destinasi investasi strategis yang mampu menjawab kebutuhan gaya hidup modern. Bagi para pelaku industri properti, momentum ini merupakan waktu yang tepat untuk mengeksplorasi potensi pengembangan wilayah yang lebih luas dan terintegrasi di masa depan.
Penulis: Arief Fadhillah
Sumber:
https://www.sinarmasland.com/
https://money.kompas.com/
https://finance.detik.com/
https://voi.id/