Kawasan Industri Greater Jakarta dikenal memiliki dua koridor yang menjadi penyangga utamanya, yaitu koridor Timur dan koridor Barat. Koridor Timur, mulai dari kawasan industri di Jakarta Timur, bersambung dengan Bekasi, Cikarang, Karawang sampai Purwakarta. Sementara itu, koridor Barat, mulai dari Tangerang, Serang dan Cilegon.
Sejak pandemi, koridor Timur dikenal memiliki penjualan lahan yang tertinggi dalam ekosistem industri di Greater Jakarta. Namun di tahun 2025, mulai terlihat fenomena yang berbeda, dengan koridor Barat diidentifikasi sebagai submarket dengan penjualan lahan tertinggi, dengan capaian berkisar 138 hektar.
Pada masa sebelum pandemi, sekitar tahun 2019, koridor Barat pernah mencatat penjualan lahan tertinggi di Greater Jakarta, dengan Modern Cikande dan Kawasan Krakatau Steel sebagai motor penggerak dalam penyerapan lahan di submarket tersebut.
Saat itu, occupier didominasi oleh sektor-sektor yang berkaitan dengan steel, tekstil, fnb, plastik dan kemasan. Sementara itu, saat ini koridor Barat lebih banyak dihuni oleh sektor heavy manufacturing, kimia, baja, serta F&B.
Koridor Barat memang tumbuh cenderung dengan ekosistem industri yang sudah ada, berbeda dengan koridor Timur yang tumbuh dengan berbagai dinamika industri baru atau industri yang tengah berkembang.
Hal di atas menjadikan koridor Timur berhasil memimpin penjualan lahan dalam 5 tahun terakhir di Greater Jakarta. Namun, tahun 2025 telah memecah performa koridor Barat yang kembali unggul dalam penjualan lahan.
Beberapa strategi yang dilakukan oleh para pengembang di koridor Barat antara lain mempromosikan lahan ke pasar Tiongkok dan Taiwan dengan menawarkan berbagai kemudahan aksesibilitas, membuka land bank untuk penambahan stok lahan, serta menjaga harga jual dan service charge tetap relatif stabil.
Performa yang kompetitif antara tiap submarket sejatinya memberikan dampak positif terhadap performa sektor industri secara keseluruhan. Dengan optimalisasi serapan dari sektor-sektor penggerak ekonomi, performa industri diharapkan memberikan kontribusi yang terus meningkat untuk pertumbuhan ekonomi nasional.
Penulis : Syarifah Syaukat
Sumber :
https://kfmap.asia/research/industrial-market-overview-1h-2025/4369
https://www.kdei-taipei.org/