Sejak tahun 2010, tahta pemegang rekor gedung pencakar langit di dunia dipegang oleh Burj Khalifa di Dubai. Akan tetapi, tidak lama lagi, takhta ini akan segera digantikan oleh calon gedung tertinggi di dunia yang saat ini sedang dalam proses pembangunan di Arab Saudi, yaitu Jeddah Tower.
Proyek pembangunan Jeddah Tower lahir dari ambisi Pangeran Al-Waleed bin Talal untuk membangun monumen yang dapat mencerminkan potensi dan kemajuan Saudi Arabia di abad ke-21. Proyek ini sudah dimulai sejak tahun 2013, tetapi konstruksinya sempat terhenti selama 7 tahun akibat gejolak politik dan fenomena pandemi COVID-19. Akhirnya, proyek ini kembali dilanjutkan pada awal tahun 2025 dan diprediksi akan selesai pada tahun 2028.
Jeddah Tower rencananya akan memiliki tinggi lebih dari 1.000 meter atau satu kilometer penuh. Gedung ini dirancang untuk memiliki berbagai kompleks multifungsi dengan rincian 160 hingga 200 lantai. Salah satu daya tarik terbesar bangunan ini adalah observation deck yang direncanakan berada di ketinggian 630 meter, menjadikannya salah satu titik pandang tertinggi di dunia.
Mengadopsi desain neo-futuristik, Jeddah Tower dirancang dengan bentuk bangunan yang terinspirasi oleh daun palem baru yang berlimpah di Arab Saudi. Rancangan ini berakar pada filosofi Arab Saudi yang melihat masa depan dengan menjadi ekspresif secara teknologi. Dalam wawancaranya bersama Architectural Digest, Adrian Smith dan Gordon Gill selaku arsitek Jeddah Tower mengungkap bahwa desain gedung ini menjadi simbol kehidupan baru yang menandai pertumbuhan masa depan kerajaan.
Hingga kini, beberapa sumber melaporkan bahwa progres pembangunan Jeddah Tower telah mencapai sekitar lantai ke-95 atau pembangunan sudah mencapai ketinggian 328 meter. Pembangunan ini berlangsung cukup pesat, bahkan tim konstruksi Jeddah Tower disebut-sebut mampu menambah satu lantai baru setiap 3 hingga 5 hari. Direktur Eksekutif Saudi Bin Laden Group (SBG) sebagai kontraktor Jeddah Tower, Ian Miller, mengungkap bahwa saat ini struktur ketinggian bangunan Jeddah Tower telah melampaui ketinggian Empire State Building dan Federation Tower di Moscow.
Apabila pembangunan Jeddah Tower telah rampung, gedung ini akan menjadi gedung tertinggi di dunia dengan ketinggian mencapai 1.000 meter, mengalahkan Burj Khalifa yang berada pada ketinggian 828 meter. Gedung ini nantinya juga akan menjadi landmark baru di kawasan Jeddah Economic City di sepanjang Laut Merah. Bukan hanya sekadar menjadi struktur bangunan tertinggi, Jeddah Tower menjadi simbol untuk mengirimkan pesan kepada dunia tentang visi dan masa depan Saudi Arabia.
Penulis : Pangripta Rahma
Sumber :
https://www.kompas.com/
https://www.tempo.co/
https://www.smsperkasa.com/