Kondisi Pasar dan Tren Properti Logistik di UK

Friday, 20 February 2026

Seperti yang kita ketahui, sektor logistik dan industri di Indonesia mengalami pertumbuhan positif, di antaranya didorong oleh kebijakan tarif AS dan strategi China Plus One/Many. Begitu pula dengan negara tetangga seperti Singapura, Vietnam, dan India, yang performa pasarnya tercatat baik dalam Logistics Highlights H2 2025 yang dirilis oleh Knight Frank Asia-Pacific.

Lalu, bagaimana dengan kondisi pasar properti logistik di ranah global?

Knight Frank UK baru saja merilis laporannya yang bertajuk Future Gazing: Logistics3 yang mengulas dinamika pasar serta tren terkini sektor pergudangan dan logistik di Inggris. Meski tidak secara spesifik membahas ketegangan perdagangan global, laporan ini menyoroti perubahan tipe dan spesifikasi gudang yang berkembang pesat di Inggris.

Tinggi bangunan menjadi penentu dan faktor utama gudang logistik di Inggris. Semakin tinggi bangunan logistik, operasional akan semakin efisien dan return yang dihasilkan akan meningkat. Kondisi pasar juga dipengaruhi oleh spesifikasi gudang, seperti tingkat sewa gudang dan keberlanjutannya ke depan. Adapun beberapa hal lain yang mendeskripsikan kondisi lanskap logistik di Inggris, antara lain:

  • Maraknya tren pembangunan ke arah vertikal yang disebabkan oleh keterbatasan lahan, peningkatan upah tenaga kerja, dan otomasi pergudangan.
  • Tren pertumbuhan lebih condong ke arah pembangunan vertikal, karena keterbatasan lahan, kenaikan upah tenaga kerja, dan otomasi gudang
  • Masalah perizinan, kompleksitas rekayasa (engineering), dan keterbatasan operasional masih menjadi hambatan dalam sektor ini di Inggris
  • Gudang dengan spesifikasi bangunan yang baik dan tinggi dapat meningkatkan tingkat sewa, mendukung otomasi, meningkatkan keberlanjutan, serta mengurangi risiko keusangan (obsolescence) di masa depan

Sekilas mengenai performa pasar logistik di Inggris, total stok gudang tercatat mencapai sekitar 63,27 juta sqm atau setara dengan kurang lebih 793 juta meter kubik. Tinggi rata-rata gudang kini telah mencapai 12,5 meter. Dalam dua dekade terakhir, segmen yang mencatat pertumbuhan paling signifikan adalah gudang berukuran besar, dengan luas berkisar antara 1.858 hingga 4.645 sqm.

Sementara itu, pasokan logistik di Greater Jakarta saat ini masih didominasi oleh gudang satu lantai yang sudah terklasifikasi modern, tetapi belum fully automated yang mengadopsi IoT, RFID, dan lainnya. Di UK saat ini logistic tengah mengalami tren otomasi dan pembangunan vertikal untuk efisiensi biaya dan mencegah keterbatasan lahan untuk logistik.

Dengan demikian, adopsi gudang modern yang terotomatisasi di Greater Jakarta menjadi kebutuhan sekaligus peluang strategis untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing logistik. Modernisasi spesifikasi bangunan serta integrasi teknologi dapat menjawab tantangan keterbatasan lahan dan kebutuhan operasional yang semakin kompleks. Pada akhirnya, sistem logistik yang lebih efisien akan mendorong peningkatan performa industri secara keseluruhan.

 

Penulis : Jovan Rafkhansa

Sumber : 

https://kfmap.asia/blog/bukti-nyata-kebijakan-tarif-as-pasar-pergudangan-di-asia-pasifik-paruh-kedua-tahun-2025/4692

https://kfmap.asia/blog/tarif-as-turun-untuk-india-bagaimana-dampaknya-bagi-industri-indonesia/4704

https://www.knightfrank.co.uk/research/reports/future-gazing

Share:
Back to Blogs