Bagaimana Prediksi The Wealth Report 2026 Terkait Indonesia?

Friday, 8 May 2026

The Wealth Report adalah salah satu publikasi unggulan yang dirilis oleh Knight Frank. Tahun ini menjadi istimewa sebagai tahun rilis ke-20 untuk publikasi ini.

Setelah pandemi, Indonesia beberapa kali menjadi sorotan dalam The Wealth Report, di antaranya pada tahun 2022, The Wealth Report pernah merilis bahwa pertumbuhan UHNWI di Indonesia diproyeksikan sebagai salah satu yang tertinggi di Asia pada tahun 2027. Sementara itu, pada saat itu (sekitar 2022–2023) kondisi ekonomi masih berada dalam fase pemulihan setelah pandemi dan belum sepenuhnya stabil. Namun, optimisme dan akselerasi pemulihan diharapkan dapat membawa realisasi dari prediksi tersebut.

Metode pengukuran yang digunakan dalam The Wealth Report adalah Wealth Sizing Model yang memperhitungkan beberapa variabel, di antaranya koefisien Gini, PDB per kapita, angka harapan hidup, konsumsi atau belanja pemerintah, serta risiko politik. 

Sementara itu, pada The Wealth Report 2026 yang baru saja dirilis, diprediksikan bahwa populasi UHNWI di Indonesia akan tumbuh lebih dari 80% hingga tahun 2031. Optimisme tersebut belum sepenuhnya tercermin dalam kondisi saat ini. Memasuki tahun 2026, berbagai tantangan struktural dan siklikal masih berlanjut—termasuk melemahnya daya beli, tekanan terhadap nilai tukar, meningkatnya risiko inflasi, serta ketidakpastian global yang tinggi—yang terus memberikan tekanan pada minat investasi dan semakin menegaskan kewaspadaan dalam prospek ekonomi jangka pendek. 

Dalam konteks tersebut, kekuatan dan waktu ekspansi kekayaan di segmen atas (UHNWI) kemungkinan tidak akan terjadi secepat yang ditunjukkan oleh proyeksi utama, mengingat prospek ekonomi saat ini belum terlihat cukup kuat. 

Namun, dalam skenario optimistis, dengan adanya perbaikan dan strategi yang dapat diimplementasikan oleh pemerintah Indonesia dalam beberapa tahun ke depan, pertumbuhan UHNWI masih berpotensi tetap positif dan bahkan mendekati proyeksi yang disampaikan oleh Knight Frank. Prospek ini didukung oleh kekayaan sumber daya alam Indonesia, pertumbuhan populasi yang kuat, proyeksi PDB yang tetap positif, dan pengembangan infrastruktur yang terus berlanjut.

Publikasi ini melihat, dalam beberapa tahun terakhir terjadi percepatan luar biasa dalam penciptaan kekayaan global, terutama di India dan daratan Tiongkok yang terus berperan sebagai mesin pendorong terciptanya kekayaan global. Dan saat ini, nilai atau rasa kemewahan tengah berevolusi dari sekadar akumulasi barang/aset menjadi konsumsi yang berorientasi pada pengalaman yang bermakna.

 

Penulis : Syarifah Syaukat

Sumber:

https://kfmap.asia/research/the-wealth-report-2026/4895

Share:
Back to Blogs