Sekilas terkait Ketersediaan Infrastruktur di Tengah Peran Kota Batam

Friday, 16 October 2026

Infrastruktur kota, adalah kelengkapan fasilitas dasar yang umumnya disediakan pemerintah sebagai prasyarat operasional berbagai aktivitas, jasa dan layanan yang berlangsung di sebuah kota. Umumnya, infrastruktur kota terdiri dari fasilitas transportasi, perdagangan, jasa, energi, air, telekomunikasi dan fasilitas pendukung lainnya.

Dalam perjalanannya sebagai kota industri manufaktur, infrastruktur kota menjadi penopang utama dalam operasional kegiatan ekonomi di Kota Batam. Sebut saja sektor transportasi yang menjadi kebutuhan utama untuk mobilisasi kegiatan industri. Saat ini, infrastruktur transportasi yang tersedia di Batam meliputi jaringan jalan, transportasi publik, pelabuhan, bandara, sampai jaringan kereta. Pemerintah terus melengkapi sarana transportasi, untuk menjadikan layanan kota prima dan produktif.

Selain itu, ketersediaan air dan energi. Menurut BP Batam, dalam suatu studi disebutkan bahwa kapasitas pasokan air bersih berkisar 3.000 liter per detik, dengan 90% pasokan terserap untuk kebutuhan industri dan rumah tangga. Sementara itu, saat ini dengan investasi data center yang cukup besar berpotensi mengonsumsi ratusan ribu liter per hari. Dengan demikian, perlu diupayakan metode penyediaan air yang lebih progresif, misalnya dengan lebih intensif melakukan rain harvesting, ataupun desalinasi air laut untuk kebutuhan industri.

Sementara itu, terkait ketersediaan listrik, menurut PLN yang dikutip dalam salah satu rilis media, Pemerintah Kota Batam menyebutkan bahwa kebutuhan energi listrik mengalami peningkatan signifikan. Data PLN menunjukkan total energi listrik terjual meningkat dari 3.588,4 GWh pada 2024 menjadi 4.335,54 GWh pada 2025. Sementara itu, konsumsi listrik sektor rumah tangga pun tumbuh rata-rata 5,3 persen per tahun. 

Di sisi lain, satu kegiatan data center dengan skala besar diperkirakan membutuhkan total daya sekitar 62,5 MWh, belum termasuk kumulasi kebutuhan listrik dari kegiatan industri lainnya yang beroperasi di Batam, yang membutuhkan pasokan yang stabil. Sehingga dibutuhkan potensi sumber listrik baru, seperti energi terbarukan, untuk memenuhi kebutuhan listrik tambahan, terutama karena meningkatnya investasi dan ragam kegiatan industri di Batam.

Mengingat peran Kota Batam saat ini yang terus berkembang, terutama di ranah regional sebagai kota industri. Maka, infrastruktur menjadi kelengkapan utama yang dibutuhkan untuk menunjukkan daya saing kota, tidak hanya terkait ketersediaan infrastruktur, tetapi juga kualitas dan konsistensi layanan yang tepat, akurat dan terpercaya.

 

Penulis : Syarifah SyaukatSumber : 

https://journal.digitalbdg.ac.id/

https://www.journal.unrika.ac.id/

https://ijecbe.ui.ac.id/

https://repositori.umrah.ac.id/

https://www.plnbatam.com/

https://batam.go.id/

Share:
Back to Blogs