Latar belakang Batam yang berperan sebagai kota industri dengan posisi strategis di jalur perdagangan internasional telah memperkuat performa logistik jalur laut di kota tersebut. Sehubungan dengan hal itu, UN Trade and Development (UNCTAD) mencatat bahwa Batam termasuk dalam sepuluh teratas pertumbuhan nilai Port Liner Shipping Connectivity Index (PLSCI) atau indeks konektivitas pelabuhan tertinggi pada Q2 2026.
Sekilas mengenai PLSCI, indeks ini digunakan untuk mengukur tingkat keterhubungan suatu pelabuhan dengan jaringan pelayaran liner global. Akses terhadap pasar global sangat bergantung pada konektivitas maritim, khususnya layanan pelayaran reguler yang digunakan untuk kegiatan impor dan ekspor barang manufaktur.
Dalam pengukuran indeks tersebut, terdapat beberapa variabel atau komponen yang dijadikan pertimbangan nilai, antara lain:
Pertumbuhan diukur selama satu dekade terakhir, yaitu Q2 2016 hingga Q2 2026, dengan pertumbuhan indeks yang tercatat sebesar 355% atau sekitar 4,5 kali lipat dari nilai Q2 2016. Batam meraih peringkat keenam dalam daftar tersebut.
Penguatan ini terjadi karena adanya peningkatan layanan direct call internasional di salah satu pelabuhan di Batam, yakni Pelabuhan Batu Ampar yang memuat Terminal Peti Kemas (TPK).
Semester ini, kunjungan kapal meningkat sebesar 212% dari tahun sebelumnya, dari 34 kunjungan menjadi 106 kunjungan. Selain itu, volume peti kemas juga ikut meningkat menjadi 58 ribu TEUs dengan persentase pertumbuhan sebesar 125% dari tahun sebelumnya.
Dalam beberapa tahun ke depan, indeks ini diprediksi akan tetap mengalami kenaikan jika rencana pengembangan Pelabuhan Batu Ampar terealisasi. Saat ini, kapasitas Pelabuhan Batu ampar telah mencapai 900 ribu TEUs. Jika melihat rencana jangka panjang hingga tahun 2024, kapasitas direncanakan akan bertambah hingga 6,7 juta TEUs.
Secara keseluruhan, peremajaan infrastruktur pelabuhan di Batam akan meningkatkan produktivitas kegiatan logistik seperti ekspor-impor dari dan menuju Kota Batam. Posisi Batam akan semakin menguat sebagai kota industri manufaktur yang dilengkapi dengan fasilitas distribusi logistik. Investasi di Batam akan semakin meningkat dengan keunggulannya yang bersifat all-in-one investment sehingga dapat menarik investor untuk berinvestasi.
Penulis : Jovan Rafkhansa
Sumber :
https://kfmap.asia/blog/rencana-pembangunan-infrastruktur-transportasi-di-batam/5276
https://batamtoday.com/
https://unctadstat.unctad.org/
https://www.antaranews.com/
https://mediacenter.batam.go.id/